Setiap waktu, kau bernyayi tentang Cinta
menyelipkan nama disetiap alunanmu
aku pasrahkan pandanganku untuk kau permainkan
aku menyerahkan hati, perasaanku menghelus hatimu
Aku siapa untukmu..?
jawabnya, Racun yang meracuni diriku
penawar racun itu, jika bersamamu mengukir sejara
Aku adalah cintamu, aku adalah hatimu,
aku adalah rasamu, dan aku adalah hidupmu...
Tetapi, bukan itu yang kucari....
Bukan bibir yang berselimut hiasan pemanis
Bukan kasih yang berselimutkan gelap
Lalu Aku bertanya pada Dia,
Siapa aku untukmu..?
jawabnya, kau adalah NAFAS dalam diriku"
Diriku hanyalah raga yang busuk
Ragaku tak bisa berbuat, jika tak ada Nafas
Dan, kuingin Raga dan Nafas tak berbumi dan langit
Lalu hatiku bergumam, hemmmm
Dia yang kucari...
Bukan Kau
Karena aku adalah Nafasnya dan "Dia" adalah "Ragaku"
Created By Sabri
Bagi Artikel ini

Post a Comment