Kita
patut bersyukur Karena Tuhan masih dipertemukan kembali, ucap Iwan.
Andi
: ya…betul, tetapi bagaimana dengan Galang, kapan kita kerumahnya ?
Iwan
: terserah disitu, gue lagi cuti satu bulan niiii…..
Andi
: Minggu depan gimana ? = ok deee….tandas Iwan
Sambil
bekerja Iwan dan Andi pun selalu mengingat teman lamanya Galang, hati mereka
selalu bertanya-tanya, si Galang gimana yaa………..? hari minggu pagi adalah
keputusan bersamanya untuk berkunjung ke Galang, merekapun siap-siap dan
berdandang layaknya mereka masi muda. Tepat jam tujuh pagi mereka star ke rumah
Galang, dua jam kemudian tibahlah mereka didepan pintu :
Andi : Tok…tok…tok…Assalamu
Alaikum !
Maria : Wa Alaikum Mussalam, masuk pak sambil
tangan perempuan itu membuka pintu…
Iwan : Numpang
Tanya… benar ini rumah Galang ?
Maria : ya
betul, saya istrinya….
Andi : ma..ma..ma..makasih
bu’
Ternyata
Andi gugup melihat Maria karena kecantikannya, sssttttttt……kenapa lu ? Tanya
Iwan. Sori gue gugup ngelihat wajahnya, terdiam Iwan yang sesungguhnya menjawab sama dalam hatinya. Wa…..cantik buanget !!!!! .
galangnya mana ? Tanya Iwan….lagi mandi, jawab Maria. Kalau boleh tahu darimana
ya ? Tanya Maria…oooohh ia kami teman lamanya Galang, kebetulan kami lagi rindu
pengen reuni-reunian, sahut Andi. Dalam sekejap waktu mereka akrab layaknya
kedua laki-laki itu ketemu langsung dengan Galang. Tidak berselang waktu Galang
pun keluar dari kamarnya setelah dia menggunakan bastel Jeans biru dipadu dengan kemeja putih kesukaannya.
Berpelukanlah ketiganya Andi, Iwan, dan Galang. Walaupun Galang sempat kaget
karena tiga tahun baru mereka bisa ketemu dan langsung dikediamannya. Ada angin
apa ini sampai kamu bisa datang dirumah ? Tanya Galang. Iya bro, kami hanya
sedang rindu saja sama kamu, yang
kebetulan minggu lalu Iwan datang dirumah, sahut Andi. Nampaknya pertemuan itu
seolah melepaskan rindu ketiganya, sampai tidak terasa jam dindingpun
menunjukkan pukul 12.00 Siang. Melihat pandangan galang yang seolah memberikan
kode tersendiri, akhirnya Maria bergegas kedapur dan mempersiapkan hidangan.
Galang
pun mengajak teman-temannya untuk menikmati masakan istrinya, setelah Maria
memberikan kode Meram kepada
suaminya.
Galang : ayo
bro…kita kemeja makan dulu !
Iwan : wa
nampaknya istrimu repot-repot lagi ?
Galang : Ahhh….nga’ biasa-biasa saja, lagian juga
kita kan baru ketemu lagi.
Andi : ok,
itu ide bagus…
Dimeja
makan, mereka melanjutkan pembicaraannya sambil sesekali terdengar ketawa yang
menggelegar. Nampaknya, kebiasaan Iwan masih selalu muncul ketika mereka
bersama-sama diwaktu mudanya.
Galang : jadi
apa aktifitas sekarang wan ?
Iwan : masih seperti dulu, dibengkel cuman
sekarang saya sudah jadi supervisor.
Galang : mantap
itu, klo Ndi dimana ?
Andi : saya
buka percetakan. Kamu sendiri gimana Galang ?
Galang : Alhamdulillah, bisnis kecil-kecilan.
Dagang emas di pasar sentral.
Iwan : wah, istri kamu hebat ya…disamping cantik
lezat lagi masakannya…bisa dong diceritain kekita-kita ini gimana sampai bisa
ketemuan ?
Galang : ceritanya panjang, makanlah dulu baru saya
ceritakan…
Maria : gini
mas ceritanya, dulu itu saya diceritain ma bokap, klo disuatu tempat diseberang
laut sana ada pulau, namanya pulau terlarang. Sangking penasarannya saya
diam-diam pergi ma teman kuliah, tapi disana orang dilarang keras injak kodok karena menurut kabar siapa yang
injak kodok maka dia akan kena
sial pada pasangannya. Ehhh….dalih-dalih saya injak kodok, makanya dapatlah mas Galang.
Mendengar
cerita Maria, istri galang. Sentak suasana terdiam, tiba-tiba Iwan ketawa
menggelegar yang tak tertahan. Ha…ha…ha…ha….. Andi pun begitu adanya dia ketawa
bengis lantaran mengingat klo mereka pernah juga berkunjung ke pulau terlarang
tersebut yang akhirnya mendapatkan istri yang kurang cantik karena menginjak kodok …ternyata kamu beruntung
Galang. Dulu juga kita bertiga pernah kesana dan kamu sendirian yang tidak
menginjak kodok, coba
seandainya kamu injak kodok gimana jadinya ? sahut Andi…suara tawa makin
menjadi-jadi, beruntung Galang adalah teman yang baik sehingga dia tidak mudah
tersinggung.
The End
Bagi Artikel ini

Post a Comment