Dalam hening kesendirian yang
bisu..tenaaang sepoi melambai..
Hadirku mencoba menyingkap tabir.
Dalam kisah perang batin,hatiku.
Terpisah bgitu jauhnya jarak dirimu
dganku, mengingatkanku dalam
rinduku
Hik....hik...hik...
Hik...hik....hik..
Tidakkah engkau tahu?
Diriku kini telah merasa...
Yaa.....
Merasaka kehianganmu.
Kasihmu..(Tangis merendah)..
Kau hilaaaang
Kau lenyaaaap (Dalm amarah)
Bagai di telan bumi
Engkau pergi apa karna salahku??
(Nada merendah)
Panggilan anak darimu yang
mengisahkan kita..mengingatkanku
tentangmu..
menepis kemunafikan hati..
Mendendangkan nyanyian hati.
Bahwa dirimu tidak bisa ku lupakan.
(Isak)
Tuhan..!
Kembalikan dirinya padaku
Tuhaaan !
engkau yang membriku
kesempatan mengenal sosok dirinya..
Tapi kenapa tuhaan engkau tidak
memberiku kesempatan bertemu
degan dirinya?
Kenapa?
Kenapaa? (Nada sendu)
Salahkah dirku!??
Dosakah diriku tuhan
merindukannya?
Izinkanlah dirku bertemu dgannya..
(Terisak tangis sujud memohon)
By: A.M Rizal (Yusaku Kudo)
Post a Comment