Jika
jawab berujung dusta, kemana lagi angin ini harus berhembus
Kuikat
jiwa ini dalam bersama jiwamu, lalu kau berlalu menjauh ke gunung Bawakaraeng
menapaki bukit yang tandus
Air
matamu mungkin mengalir deras bersama derasnya hujan dini hari saat langkahmu
mulai terhenti diteras gunung yang teramat tinggi
Malam
ini, hidangan yang kau saji tak lagi panas dan beraroma puas, sebab bumbunya
tak lagi kau racik bersamaku
Kita
akhiri saja dan ikutlah dengan mereka yang menulis dan membaca lembaran baru
agar derita ini tak lagi kau rasa
Hingga
dini hari menjelang pagi berjalanlah bersama duniamu agar aku menepi dan
singgah dibibir dunia yang tak lagi kita ikat…
(a/n hamsir)
Bagi Artikel ini

Post a Comment